Berita Fundamental
Presiden Donald Trump pada hari Kamis dinihari WIB mengumumkan serangkaian tarif perdagangan besar-besaran, yang memicu aksi jual tajam pada indeks saham AS.
Hal ini memicu kekhawatiran adanya aksi balasan dari negara lain, yang dapat meningkat menjadi perang dagang skala penuh, sehingga dapat mengganggu rantai pasokan global dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Para trader menghubungkan penurunan harga emas kemarin dengan aksi ambil untung dan margin call pada kelas aset lain yang mungkin mendorong investor menjual sebagian kepemilikan emas mereka untuk menutupi kerugian.
Harga emas memangkas kerugian pada hari Kamis setelah jatuh lebih dari 2% dari level ATH 3168, karena aksi jual pasar yang lebih luas di para pedagang emas batangan, terpicu oleh langkah kebijakan tarif Trump. Seiring pasar melakukan aksi jual karena tekanan deleveraging, pasar mencari peluang beli pada saat penurunan harga (buy on dip).
Harga emas masih berada di kisaran $3100, berjarak $67 dari ATH sehingga memberikan indikasi adanya tekanan bearish lanjutan.
Pasar akan berfokus pada laporan pasar tenaga kerja yaitu data NFP, Penggajian rata-rata dan Tingkat Pengangguran, kemudian akan dilanjutkan pada pidato Ketua FED Powell yang dikhawatirkan bernada hawkish.
Outlook XAUUSD (EMAS)
